Dibalik Nama Besarnya, Uber Rugi Hingga Rp 16,8 Triliun

Uber

Uber

Uber menjadi perusahaan berbasis transportasi yang sangat dikenal, terutama di negara-negara tempat dimana perusahaan ini berinvestasi. Termasuk di Indonesia karena Uber baru saja menginjakkan kaki di tanah air, walau pun tak mudah karena banyak halangan dan rintangan.

Tapi tahukah anda bahwa Uber juga menderita kerugian sangat besar? Uber menjadi perusahaan yang memberikan subsidi kepada para pengemudinya. Perusahaan ini hanya mengutip jumlah uang dengan persentase yang kecil dari  pendapatan pengemudi. Menurut Kepala Keuangan Uber, hal inilah yang membuat Uber mengalami kerugian secara global.

Di kutip dari Bloomberg, Uber disebutkan menderita kerugian sebesar 1,27 miliar dollar AS (sekitar Rp 16,8 triliun) selama enam bulan. Angka kerugian ini juga terus menunjukkan peningkatan, meskipun Uber sendiri enggan mengomentari hal ini. Bahkan selama 7 tahun berdiri, Uber sudah merugi sebesar USD 4 miliar.

Profesor bisnis dari New York University, Aswath Damodaran mengatakan, tidak banyak perusahaan transportasi yang menderita kerugian sebanyak dan secepat Uber. “Kita tidak akan menemukan banyak perusahaan teknologi yang bisa merugi sebanyak dan secepat ini,” katanya.

Sumber : kolomgadget.com

Baca Artikel Lainnya : Inilah Soetantyo, Penulis Kisah Lucu Mukidi yang Tengah Jadi Viral Sosmed

BANNER FREE MEMBER

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *